Proyek Arduino 2.1 : 1 LED dan 1 Push Button
oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24
I. Tujuan
- Mempelajari fungsi dari Push Button terhadap LED menggunakan Arduino Uno dalam simulasi Wokwi.
- Memahami prinsip kerja Push Button untuk menyalakan dan mematikan LED.
- Mengetahui mekanisme Push Button sebagai "INPUT_PULLUP" dalam sistem pemrograman Arduino Uno.
- Mengenal tipe data "int" dalam pemrograman Arduino Uno.
- Mengetahui sistem kerja pemrograman dari proyek Arduino 1 LED 1 Push Button.
II. Alat & Komponen Virtual
Alat :
- Device gadget (laptop, komputer, atau handphone)
- Koneksi Internet
- Aplikasi browser (Chrome, Microsoft Edge, Firefox, dsb)
- Website Wokwi
Komponen Virtual :
- Arduino Uno
- 1 LED
- 1 Resistor
- 1 Push Button
- Kabel penghubung (GND dan Digital Pin)
III. Gambar Kerja
IV. Prinsip Kerja
Rangkaian pada simulasi Wokwi tersebut bekerja dengan menggunakan sebuah push button sebagai input dan sebuah LED sebagai output. Push button dihubungkan ke pin 9 Arduino dan juga ke ground. Karena pin tersebut dikonfigurasi sebagai INPUT_PULLUP, Arduino mengaktifkan resistor pull-up internal sehingga kondisi normal pin adalah HIGH ketika tombol tidak ditekan. Saat tombol ditekan, rangkaian menghubungkan pin 9 langsung ke ground sehingga nilai yang terbaca menjadi LOW. LED terhubung pada pin 8 melalui sebuah resistor pembatas arus. Program membaca kondisi tombol secara terus-menerus: jika pin 9 terbaca LOW, artinya tombol sedang ditekan, maka Arduino mengatur pin 8 menjadi HIGH sehingga LED menyala. Sebaliknya, jika tombol tidak ditekan dan pin 9 berada pada kondisi HIGH, program mengatur pin 8 menjadi LOW sehingga LED mati. Dengan demikian, LED hanya menyala saat tombol ditekan dan akan kembali mati ketika dilepas.
V. Kode Pemrograman
![]() |
| Kode Proyek 2.1 |
VI. Kesimpulan
Rangkaian pada simulasi ini memperlihatkan cara kerja sederhana tetapi sangat umum digunakan dalam proyek Arduino, yaitu bagaimana sebuah tombol dapat mengendalikan LED. Dengan memanfaatkan fitur INPUT_PULLUP, tombol dibuat bekerja secara terbalik: ketika tidak ditekan, pin tetap berada pada kondisi HIGH, dan ketika ditekan, pin turun menjadi LOW karena terhubung langsung ke ground. Perubahan kondisi inilah yang dimanfaatkan program untuk menentukan kapan LED harus menyala atau mati. Hasil akhirnya, LED hanya akan menyala ketika tombol ditekan, sementara pada keadaan normal LED tetap padam. Simulasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana input dan output digital saling berinteraksi dalam sistem mikrokontroler.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar