Selasa, 18 November 2025

Proyek 4 : LCD I2C dan 2 Push Button

 Proyek Arduino 3 : LCD LiquidCrystal I2C (16x2) & 2 Push Button

oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24 dan Tistan Aprilio R. / XII-B / 35

I. Tujuan

  1. Mempelajari fungsi dari LCD LiquidCrsytal I2C menggunakan Arduino Uno dalam simulasi Wokwi.
  2. Mengetahui cara menambahkan LCD LiquidCrystal I2C library ke dalam platform simulasi Wokwi.
  3. Mengetahui mekanisme pemrograman LCD seperti "lcd.clear","lcd.blacklight","lcd.setCursor", dan "lcd.print" dalam pemrograman Arduino Uno.
  4. Mengetahui cara menambahkan teks pada LCD dengan ukuran layar 16x2.
  5. Memahami mekanisme kerja Push Button untuk menjalankan perintah kepada layar LCD.

II. Alat & Komponen Virtual

Alat :
  1. Device gadget (laptop, komputer, atau handphone)
  2. Koneksi Internet
  3. Aplikasi browser (Chrome, Microsoft Edge, Firefox, dsb)
  4. Website Wokwi
Komponen Virtual :
  1. Arduino Uno
  2. LCD LiquidCrystal I2C (16x2)
  3. 2 Push Button
  4. Kabel penghubung (SDA, SCL, VCC, GND, digital pin)

III. Gambar Kerja

Gambar proyek 4


IV. Prinsip Kerja

Rangkaian ini bekerja menggunakan dua push button sebagai pengontrol angka pada LCD, di mana tombol hijau menambah nilai dan tombol merah menguranginya. Kedua tombol terhubung ke Arduino dengan mode INPUT_PULLUP sehingga kondisi awalnya terbaca HIGH dan berubah menjadi LOW saat ditekan. Setiap kali tombol ditekan, Arduino membandingkan kondisi sebelumnya dan kondisi saat ini agar perubahan nilai hanya terjadi sekali untuk setiap tekanan, bukan berkali-kali. Setelah nilai berubah, LCD langsung diperbarui untuk menampilkan angka terbaru. Program juga menampilkan indikator “Aman ges” jika nilai masih di bawah 10, dan berubah menjadi “Penuh woi!” jika nilainya melebihi 10. Dengan cara ini, LCD selalu menampilkan informasi secara real-time dan kedua tombol dapat digunakan layaknya pengontrol sederhana seperti pada kalkulator.


V. Kode Pemrograman

Kode proyek 3.1

Kode proyek 3.2

Kode proyek 3.3

VI. Kesimpulan

Secara keseluruhan, rangkaian ini menunjukkan cara kerja sistem penambah dan pengurang angka yang dikendalikan oleh dua tombol. Programnya cukup sederhana tetapi sudah mampu menampilkan perubahan nilai secara langsung di LCD dan memastikan pembacaan tombol tetap stabil. Konsep seperti ini bisa dikembangkan untuk berbagai kebutuhan, misalnya penghitung orang, kontrol kuantitas barang, atau fitur menu pada alat elektronik sederhana. Dengan memanfaatkan LCD dan push button, pengguna bisa melihat hasil perubahan secara jelas dan mengendalikannya dengan mudah.

Proyek 3 : Praktik LCD LiquidCrystal I2C

Proyek Arduino 3 : Praktik Menggunakan LCD LiquidCrystal I2C (16x2)

oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24 dan Tistan Aprilio R. / XII-B / 35

I. Tujuan

  1. Mempelajari fungsi dari LCD LiquidCrsytal I2C menggunakan Arduino Uno dalam software pemrograman Arduino IDE.
  2. Mengetahui cara menambahkan LCD LiquidCrystal I2C library ke dalam Arduino IDE.
  3. Mengetahui mekanisme pemrograman LCD seperti "lcd.clear","lcd.blacklight","lcd.setCursor", dan "lcd.print" dalam pemrograman Arduino IDE.
  4. Melaksanakan praktik pemasangan Arduino Uno dengan LCD LiquidCrystal I2C secara langsung.
  5. Mengetahui cara menambahkan teks pada LCD dengan ukuran layar 16x2.

II. Alat & Komponen Elektronik

Alat :
  1. Device gadget (laptop atau komputer)
  2. Koneksi Internet
  3. Software Arduino IDE
Komponen Elektronik :
  1. Arduino Uno
  2. LCD LiquidCrystal I2C (16x2)
  3. Kabel penghubung Laptop dengan Arduino Uno (USB type A - USB type B)
  4. Kabel penghubung (SDA, SCL, VCC, GND)

III. Gambar Kerja

Gambar praktik 1


Gambar praktik 2



Gambar proyek 3

IV. Prinsip Kerja

Rangkaian ini bekerja dengan memanfaatkan LCD LiquidCrystal I2C yang terhubung ke Arduino hanya melalui dua kabel utama, yaitu SDA untuk data dan SCL untuk clock. Dengan cara ini, LCD bisa menerima perintah tanpa memerlukan banyak pin. Saat Arduino mulai menyala, program langsung menyalakan LCD dan lampu belakangnya agar tulisan bisa terlihat jelas. Setelah itu, Arduino menampilkan dua baris informasi di layar, masing-masing berisi nama dan nomor absen. Tulisan ini dibiarkan tampil selama 5 detik agar bisa terbaca. Setelah waktu tersebut berlalu, Arduino masuk ke bagian loop yang berjalan terus menerus. Di bagian ini, layar selalu dibersihkan lebih dulu lalu ditulisi teks baru. Baris pertama menampilkan kalimat “Waktu berjalan,” sementara baris kedua menunjukkan hitungan waktu dalam detik. Hitungan ini diambil dari fungsi millis yang terus bertambah sejak Arduino dinyalakan. Dengan cara itu, layar tampak seperti timer sederhana yang terus naik setiap detik.

V. Kode Pemrograman

Kode proyek 3

VI. Kesimpulan

Secara keseluruhan, program ini memperlihatkan bagaimana LCD I2C bisa digunakan untuk menampilkan informasi awal lalu beralih ke tampilan waktu yang terus berjalan otomatis. Penggunaan I2C membuat rangkaiannya lebih rapi karena tidak memerlukan banyak kabel. Program ini juga menunjukkan cara memanfaatkan fungsi millis untuk menghitung waktu tanpa mengganggu proses lainnya. Hasil akhirnya adalah tampilan LCD yang responsif, mudah dibaca, dan bisa diperbarui setiap detik. Jika dikembangkan lebih jauh, sistem seperti ini bisa dipakai untuk membuat jam sederhana, penghitung mundur, atau tampilan informasi lainnya.

Minggu, 16 November 2025

Proyek 2.4 : 1 LED 2 Push Button Ditekan Bersamaan

Proyek Arduino 2.4 : 1 LED 2 Push Button Nyala Ditekan Bersamaan

oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24

I. Tujuan

  1. Mempelajari fungsi dari Push Button terhadap LED menggunakan Arduino Uno dalam simulasi Wokwi.
  2. Memahami prinsip kerja Push Button untuk menyalakan dan mematikan LED.
  3. Mengetahui mekanisme Push Button sebagai "INPUT_PULLUP" dalam sistem pemrograman Arduino Uno.
  4. Mengetahui mekanisme logika AND (&&) dalam sistem pemrograman 1 LED 2 Push Button untuk menyalakan LED saat ditekan bersamaan.
  5. Mengenal tipe data "int" dalam pemrograman Arduino Uno.
  6. Mengetahui sistem kerja pemrograman dari proyek Arduino 1 LED 2 Push Button ditekan secara bersamaan untuk menyalakan LED.

II. Alat & Komponen Virtual

Alat :
  1. Device gadget (laptop, komputer, atau handphone)
  2. Koneksi Internet
  3. Aplikasi browser (Chrome, Microsoft Edge, Firefox, dsb)
  4. Website Wokwi
Komponen Virtual :
  1. Arduino Uno
  2. 1 LED
  3. 1 Resistor
  4. 2 Push Button
  5. Kabel penghubung (GND dan Digital Pin)

III. Gambar Kerja

Gambar proyek 2.4


IV. Prinsip Kerja

Rangkaian ini bekerja dengan memanfaatkan dua push button sebagai input utama yang harus ditekan secara bersamaan agar LED dapat menyala. Kedua tombol dihubungkan ke Arduino dengan pengaturan INPUT_PULLUP, sehingga dalam kondisi normal pin selalu terbaca HIGH dan hanya berubah menjadi LOW ketika tombol ditekan. Program di dalam Arduino terus memantau kedua input tersebut. LED akan menyala hanya jika kedua pin terbaca LOW pada saat yang sama, yang artinya kedua tombol benar-benar ditekan secara bersamaan. Jika salah satu tombol tidak ditekan atau keduanya dilepaskan, maka LED langsung dimatikan. Mekanisme ini pada dasarnya menyerupai logika AND (&&), di mana keluaran hanya aktif ketika semua syarat terpenuhi. Susunan kabel dan resistor juga memastikan arus tetap stabil sehingga LED bekerja dengan aman.


V. Kode Pemrograman

Kode proyek 2.4


VI. Kesimpulan

Secara keseluruhan, rangkaian ini menunjukkan bagaimana dua input dapat digabungkan untuk mengontrol satu output dengan cara yang sederhana dan jelas. LED hanya merespons ketika kedua tombol ditekan bersamaan, menjadikannya contoh yang baik untuk memahami konsep dasar logika AND (&&) pada Arduino. Programnya mudah dipahami dan pengaturan INPUT_PULLUP membuat rangkaian lebih praktis tanpa memerlukan tambahan resistor pada tombol.

Proyek 2.3 : 2 LED 2 Push Button Nyala Bersamaan

Proyek Arduino 2.3 : 2 LED 2 Push Button Nyala Bersamaan

oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24

I. Tujuan

  1. Mempelajari fungsi dari Push Button terhadap LED menggunakan Arduino Uno dalam simulasi Wokwi.
  2. Memahami prinsip kerja Push Button untuk menyalakan dan mematikan LED.
  3. Mengetahui mekanisme Push Button sebagai "INPUT_PULLUP" dalam sistem pemrograman Arduino Uno.
  4. Mengenal tipe data "int" dalam pemrograman Arduino Uno.
  5. Mengetahui sistem kerja pemrograman dari proyek Arduino 2 LED 2 Push Button untuk menyala secara bersamaan.

II. Alat & Komponen Virtual

Alat :
  1. Device gadget (laptop, komputer, atau handphone)
  2. Koneksi Internet
  3. Aplikasi browser (Chrome, Microsoft Edge, Firefox, dsb)
  4. Website Wokwi
Komponen Virtual :
  1. Arduino Uno
  2. 2 LED
  3. 2 Resistor
  4. 2 Push Button
  5. Kabel penghubung (GND dan Digital Pin)

III. Gambar Kerja

Gambar proyek 2.3


IV. Prinsip Kerja

Pada rangkaian ini terdapat dua push button dan dua LED yang masing-masing bekerja secara independen. Push button merah terhubung ke pin 8, sedangkan push button biru terhubung ke pin 9. Keduanya dikonfigurasi menggunakan INPUT_PULLUP, sehingga kondisi normal dari kedua pin tersebut adalah HIGH ketika tombol tidak ditekan. Saat tombol ditekan, rangkaian langsung menarik pin ke ground sehingga nilainya berubah menjadi LOW. Dua LED yang digunakan juga dipisahkan fungsinya: LED merah terhubung ke pin 7, dan LED biru ke pin 6, masing-masing melalui resistor pembatas arus. Program membaca kondisi tiap tombol secara terus-menerus. Ketika tombol merah ditekan, program mengaktifkan pin 7 sehingga LED merah menyala, dan ketika tombol dilepas LED akan mati kembali. Cara kerja yang sama berlaku pada tombol biru untuk mengendalikan LED biru. Karena kedua tombol bekerja sendiri-sendiri, kedua LED bisa menyala bersamaan, salah satu saja, atau semuanya mati semuanya bergantung pada tombol mana yang ditekan.

V. Kode Pemrograman

Kode proyek 2.3


VI. Kesimpulan

Secara keseluruhan, rangkaian ini memperlihatkan bagaimana dua input digital dapat mengontrol dua output digital secara terpisah namun dapat berfungsi dalam waktu yang sama. Penggunaan INPUT_PULLUP membuat rangkaian lebih sederhana karena tidak memerlukan resistor tambahan untuk tombol. Hasil akhirnya, setiap tombol mengendalikan LED masing-masing, dan kedua LED dapat menyala bersamaan bila kedua tombol ditekan. Rangkaian ini cocok sebagai dasar pemahaman kontrol paralel pada Arduino.

Sabtu, 15 November 2025

Proyek 2.2 : 1 LED dan 2 Push Button ON/OFF

Proyek Arduino 2.2 : 1 LED dan 2 Push Button ON/OFF

oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24

I. Tujuan

  1. Mempelajari fungsi dari Push Button terhadap LED menggunakan      Arduino Uno dalam simulasi Wokwi.
  2. Memahami prinsip kerja Push Button untuk menyalakan dan mematikan LED.
  3. Mengetahui mekanisme Push Button sebagai "INPUT_PULLUP" dalam sistem pemrograman Arduino Uno.
  4. Mengenal tipe data "int" dalam pemrograman Arduino Uno.
  5. Mengetahui sistem kerja pemrograman dari proyek Arduino 1 LED 2 Push Button ON/OFF.

II. Alat & Komponen Virtual

Alat :
  1. Device gadget (laptop, komputer, atau handphone)
  2. Koneksi Internet
  3. Aplikasi browser (Chrome, Microsoft Edge, Firefox, dsb)
  4. Website Wokwi
Komponen Virtual :
  1. Arduino Uno
  2. 1 LED
  3. 1 Resistor
  4. 2 Push Button
  5. Kabel penghubung (GND dan Digital Pin)

III. Gambar Kerja

Gambar proyek 2.2

IV. Prinsip Kerja

Pada rangkaian ini terdapat dua push button yang masing-masing memiliki fungsi berbeda untuk mengendalikan satu LED. Push button pertama (PB) terhubung ke pin 6, sedangkan push button kedua (PBM) terhubung ke pin 5. Keduanya menggunakan konfigurasi INPUT_PULLUP, sehingga kondisi normal pin adalah HIGH ketika tombol tidak ditekan. Begitu tombol ditekan, pin segera berubah menjadi LOW karena terhubung langsung dengan ground. LED sendiri terhubung pada pin 7 melalui resistor pembatas arus. Program terus memantau kedua tombol tersebut. Jika tombol pada pin 6 ditekan, program memberikan sinyal HIGH ke LED sehingga LED menyala. Sebaliknya, jika tombol pada pin 5 ditekan, program mengubah pin LED menjadi LOW sehingga LED langsung mati. Dengan cara ini, kedua tombol bekerja seperti saklar terpisah, yaitu satu tombol khusus untuk menyalakan LED, dan satu tombol lainnya untuk mematikannya.

V. Kode Pemrograman

Kode proyek 2.2

VI. Kesimpulan

Secara keseluruhan, rangkaian ini menunjukkan cara sederhana mengontrol satu LED dengan dua tombol yang memiliki fungsi yang saling berlawanan. Tombol pertama bertugas menyalakan LED, sedangkan tombol kedua mematikannya. Penggunaan mode INPUT_PULLUP membuat rangkaian lebih praktis karena tidak membutuhkan resistor eksternal untuk input tombol. Hasil akhirnya, LED hanya merespons ketika salah satu tombol ditekan, sehingga kontrol nyalanya menjadi lebih jelas dan mudah dipahami.

Proyek 2.1 : 1 LED dan 1 Push Button

Proyek Arduino 2.1 : 1 LED dan 1 Push Button

oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24

I. Tujuan

  1. Mempelajari fungsi dari Push Button terhadap LED menggunakan Arduino Uno dalam simulasi Wokwi.
  2. Memahami prinsip kerja Push Button untuk menyalakan dan mematikan LED.
  3. Mengetahui mekanisme Push Button sebagai "INPUT_PULLUP" dalam sistem pemrograman Arduino Uno.
  4. Mengenal tipe data "int" dalam pemrograman Arduino Uno.
  5. Mengetahui sistem kerja pemrograman dari proyek Arduino 1 LED 1 Push Button.

II. Alat & Komponen Virtual

Alat :
  1. Device gadget (laptop, komputer, atau handphone)
  2. Koneksi Internet
  3. Aplikasi browser (Chrome, Microsoft Edge, Firefox, dsb)
  4. Website Wokwi
Komponen Virtual :
  1. Arduino Uno
  2. 1 LED
  3. 1 Resistor
  4. 1 Push Button
  5. Kabel penghubung (GND dan Digital Pin)

III. Gambar Kerja

Gambar proyek 2.1

IV. Prinsip Kerja

Rangkaian pada simulasi Wokwi tersebut bekerja dengan menggunakan sebuah push button sebagai input dan sebuah LED sebagai output. Push button dihubungkan ke pin 9 Arduino dan juga ke ground. Karena pin tersebut dikonfigurasi sebagai INPUT_PULLUP, Arduino mengaktifkan resistor pull-up internal sehingga kondisi normal pin adalah HIGH ketika tombol tidak ditekan. Saat tombol ditekan, rangkaian menghubungkan pin 9 langsung ke ground sehingga nilai yang terbaca menjadi LOW. LED terhubung pada pin 8 melalui sebuah resistor pembatas arus. Program membaca kondisi tombol secara terus-menerus: jika pin 9 terbaca LOW, artinya tombol sedang ditekan, maka Arduino mengatur pin 8 menjadi HIGH sehingga LED menyala. Sebaliknya, jika tombol tidak ditekan dan pin 9 berada pada kondisi HIGH, program mengatur pin 8 menjadi LOW sehingga LED mati. Dengan demikian, LED hanya menyala saat tombol ditekan dan akan kembali mati ketika dilepas.


V. Kode Pemrograman

Kode Proyek 2.1 


VI. Kesimpulan

Rangkaian pada simulasi ini memperlihatkan cara kerja sederhana tetapi sangat umum digunakan dalam proyek Arduino, yaitu bagaimana sebuah tombol dapat mengendalikan LED. Dengan memanfaatkan fitur INPUT_PULLUP, tombol dibuat bekerja secara terbalik: ketika tidak ditekan, pin tetap berada pada kondisi HIGH, dan ketika ditekan, pin turun menjadi LOW karena terhubung langsung ke ground. Perubahan kondisi inilah yang dimanfaatkan program untuk menentukan kapan LED harus menyala atau mati. Hasil akhirnya, LED hanya akan menyala ketika tombol ditekan, sementara pada keadaan normal LED tetap padam. Simulasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana input dan output digital saling berinteraksi dalam sistem mikrokontroler.

Proyek 4 : LCD I2C dan 2 Push Button

  Proyek Arduino 3 : LCD LiquidCrystal I2C (16x2) & 2 Push Button oleh Joshua Eka A. P. / XII-B / 24 dan Tistan Aprilio R. / XII-B / 35 ...